Oktober 07, 2013

Ketuklah Pintuku dan Hampiri Aku

Pemikiran hari ini ingin kutuangkan dalam rangkaian kalimat indah. Berpikir 3 tahun berlalu tanpa hasil yang benar-benar buatku puas. Kapan "Pandu Pemuda"ku akan jalan, kapan, kapan, dan kapan? Lagi-lagi waktu,,, Tidak ada yang salah dengan waktu, yang salah adalah manajemen waktuku, pemikiranku, dan masa bodohku, atau kalimat 'nanti'ku,,,,

Dimana pendobrak semangatku, aku benar-benar membutuhkannya saat ini. Mungkin dia akan datang dengan ejekan, tatapan merendahkan, atau mungkin caci maki. Kalau memang ini dapat membuatnya mendekatiku, buat saja ejekan, tatapan merendahkan, atau caci maki ini menghampiriku. Semangatku, aku benar-benar membutuhkanmu.
Saat ini aku merasa kau dibalik pintu, ketuklah pintuku dan hampiri aku,,, Tuhan tolong buat semangatku kembali.

Buat kamu-kamu, para pencari semangat,,,  :)
http://brandnewheartnz.files.wordpress.com/2011/09/flame0.jpg





September 26, 2013

Berdiri diantara dua titik

Persimpangan ini membuatku harus memilih,
antara melangkah, tetap diam atau harus kembali.
Persimpangan ini membuatku harus berpikir,
antara kamu, dia atau mereka.
Persimpangan ini......................

Melangkah, tetap diam atau harus kembali,
ini hanya masalah waktu kapan akan terjadi.
Kamu, dia atau mereka,
bagiku ini bukan pilihan.

Hal terpenting dari persimpangan ini,
bahwa aku harus tetaplah aku,
bukan kamu, dia atau mereka.

Tiap individu memiliki kekurangan, sayangnya ini bukan hal yang mampu ditolerir oleh setiap akal. Tiap individu pun memiliki kelebihan, sayangnya juga tidak setiap akal mampu menangkap hal ini. Kekurangan selalu disandingkan dengan kelemahan, dan kelebihan berteman keberuntungan. Bukankah ini egois? melihat dan menelaah dari satu tapak kehidupan (to be continue)