Juli 06, 2021

BARAKALLAHU FII UMRIK

Dengan BISMILLAH kurangkai kalimat ini Sayang
Berharap nama Allah akan selalu ada dalam hidup kita
Berharap setiap tangga yang terlewati, ada ridho Allah di sana
Berharap setiap umur yang telah terpangkas, ada keberkahan di sana
 
Setapak demi setapak telah kita lalui
Tahun ke tahun umurpun makin terkikis
Ibarat daun yang jatuh
Ibarat karang yang ditempa gelombang
Semakin berkurang jatah hembusan nafas
 
Barakallahu Fii Umrik Sayang, Barakallahu Suamiku
Semoga Allah SWT Selalu Memberi Keberkahan dalam Tiap Langkah serta tarikan dan hembusan nafasta’
 
Terima Kasih Ya Rabb

Terima kasih Sayang
Terima kasih atas 2 tahun 3 bulan 12 hari yang luar biasa dalam hidupku
 
I Do Love U
“UR Wife”

November 03, 2018

Bulan yang luar biasa

Weekend di awal November ini sangat luar biasa. Baru 2 hari menjejal awal bulan ini tapi terasa mulai di penghujung tahun. 5 bulan terakhir begitu menguras energi, terlebih di akhir-akhir bulan ini, semoga tetap fit sampai di penghujung tahun. Asupan tubuh mulai tak teratur, iramanya pun mulai tak enak didengar. Harus lebih banyak membakar kalori, lebih meningkatkan langkah kaki, harus lebih banyak kilometer yang dilalui.

Weekend kali ini masih tetap berkutat dengan angka dan deretan huruf, masih butuh memangkas waktu istirahat, masih butuh hati yang tetap mampu berkompromi. Lelah ini mengasyik-an, masih mampu tersenyum dan bercanda, masih mampu membuat bahagia.

Rutinitas weekend semoga masih bisa tersentuh, menjenguk Anak Sholeh-ku di "Pondok"nya, yang Insya Allah mampu membuatnya mengerti bahwa selalu ada Akhirat tempat kembali. Finalisasi kerjaan, Insya Allah pertengahan bulan ini sudah ada yang terealisasi, dan ada satu lagi yang tak kalah penting, "berharap di pertengahan bulan ini ada yang mengajak makan Kapurung" 😀.

Okay Guys, Met ber-Happy Weekend. Semoga selalu ada Keberkahan di setiap Weekend Kita 💪.



Agustus 12, 2018

Badik Berbunga di Negeri Para Samurai (Title's Book by JSR)

Weekend kali ini kucoba untuk melahap habis buku yang kubeli di akhir Juli 2018, sekitar 2 minggu kemarin. Buku ini ditulis oleh salah satu dosen Unhas, dengan gaya bahasa yang ringan. Membacanya sebenarnya tidak perlu waktu yang panjang atau harus sengaja meluangkan waktu, karena kita dapat membacanya dimana saja. Hanya saja, jika ingin terbawa suasana kita harus membacanya dengan imajinasi. Penulis mencoba menyampaikan apa yang dirasakan, perjalanannya, perasaannya, dan rentetan peristiwa yang mengikutinya. Menurutku yang sangat menarik dari buku ini adalah  terdapat beberapa tulisan yang terselip dengan bahasa Diksi dan Majas (semoga tidak salah hehe), dan itu sangat rapi dan indah. Saya adalah orang awam yang mengagumi sastra klasik. Namun sastra modern yang ditampilkan penulis tergolong memanjakan pembacanya, terlebih para petualang. 

Jujur saja, saya membeli bukunya bukan karena beliau adalah senior atau kami di laboratorium yang sama, tapi saya membeli karena judul bukunya yang sangat menarik "Badik Berbunga di Negeri Para Samurai", penulis sangat cerdas dalam pemilihan judul buku. Bagi penikmat buku, judul ini sangat membuat penasaran akan isinya. Ini adalah langkah awal yang sangat menguntungkan.

Buku ini menceritakan perjalanan penulis ke Negeri Sakura dalam rangka mengikuti konferensi internasional. Tulisannya dikemas step by step dalam rentetan waktu dan lumayan detail, misalnya tiap transportasi yang penulis gunakan selama di Negeri Sakura ini, diungkapkan dengan konversi ke mata uang rupiah kita. Penulispun menyelingi feel flashback dalam buku ini tapi hanya sangat sekilas, dan menurutku ini menarik karena sedikit menampilkan unsur lampau sehingga tidak melepas terlalu jauh unsur utama cerita.

Jika ada yang ingin saya sarankan dalam buku ini adalah akhir tanda baca tiap kalimat yang selalu diakhiri dengan lebih dari satu titik, sepertinya memang tidak masalah, karena kita hanyut dalam cerita, tapi seandainya ini tidak di semua akhir kalimat akan lebih menarik (menurut saya ya, belum tentu orang lain, hehe). Kemudian, kebanyakan foto dalam buku ini tidak terlalu bagus tampilannya, dalam artian agak gelap, dan menurut saya ini agak mengganggu karena foto yang ditampilkan dalam buku ini adalah real dan merupakan penunjang utama dari cerita yang disampaikan. Sebenarnya imajinasi pembaca sangat terbantu dengan semua foto yang disuguhkan.  Selain itu saya pribadi agak bingung dengan kata "Kanguk" dalam kalimat, kata ini dua kali terulang dalam buku, apakah ini semacam istilah atau sejenis ungkapan, entahlah. (Saya akan coba tanyakan ke penulisnya, semoga tercerahkan 😀). Overall buku ini menarik, patut jadi salah satu bacaan santai, dan lumayan bisa jadi pajangan depan rak buku anda karena judulnya sangat menarik.

and the last Bagi kamu yang ingin mengunjungi Negeri Para Samurai, buku ini sepertinya bisa jadi guide, minimal kamu tahu harus kemana, berapa budget yang perlu kamu siapkan, dan betapa menyenangkannya Negeri ini.

So guys, Mari Berpetualang, Mari berimajinasi, Menjejal Buku, Melangkahi Dunia. 


Agustus 04, 2018

Catatan Dini Hari


Agustus dini hari, tepatnya menjelang Shubuh 03.33, terbangun sejam yang lalu karena aliran air yang terdengar deras tertumpah, entah sudah berapa liter yang terkuras sia-sia. Empunya rumah terserang kantuk yang entah darimana, sepertinya karena kelelahan seharian beraktivitas.

Agustus ini adalah awal tulisan di 2018, sangat lama vakum dari kesenangan ini. Kemarin sharing pengalaman menulis dengan junior laboratorium yang juga miliki kesenangan yang sama (menulis blog), sama-sama telah lama meninggalkan kebiasaan ini, dan dengan semangat layaknya air yang mengalir deras Kami mulai meliriknya kembali. Semoga ini adalah awal baik di bulan penuh gejolak patriotisme ini. Semoga koar kemerdekaan menapaki semangat kami dalam irama melahirkan rangkaian kalimat indah, dan mampu membuat kalian kembali melirik di tiap rentetan history blog ini (hehe, berharap).

So guys, thanks udah mampir, Mari semangati hari ini. Salam Perjuangan 😀

November 05, 2017

Berteman LAGI dengan malam

Ini Sabtu, seyogyanya bermalam Minggu 😁, minimal di tepi pantai dengan sedikit keramaian. Tapi ternyata masih disini, gadis tercantik diantara pria-pria tercakep, hehe. Harus bisa memotivasi diri, karena sang kantuk sepertinya mulai menghampiri. 

Ditemani deretan file, secangkir kopi yang agak aneh rasanya (Thanks dek Anca), dan entah sudah berapa botol pelepas dahaga. Berteman lagi dengan malam, berkutat kembali dengan abjad. Detak jam mulai melangkah menghampiri hari baru, dan bunyi jangkrik, entah darimana asalnya membuat irama malam semakin terasa. Suasana yang awalnya gaduh perlahan mulai hening. Pria-pria tercakep mulai asyik dengan deretan shp yang deadlinenya seperti mencekik. Gadis tercantik masih berusaha menyadarkan diri bahwa masih ada hari esok, tapi sepertinya ini tidak bisa menunggu, serasa sulit bernafas.

Aneh memang, rumah hanya sekedar persinggahan, dan jalanan adalah teman. Petak ini ibarat dapur yang harus selalu mengepul, ibarat mesin yang selalu harus dipanasi. Kehidupan menempatkan seseorang dengan pilihan, melangkah atau tetap diam. Diantara kantuk dan irama jangkrik, aku memilih untuk melangkah. 

Met lembur 💪 ya guys... 
Begadang boleh saja yang penting ada gunanya, begitu kata Bang Haji Rhoma 😊
SEMANGAT

Image result for tuts keyboard komputer

November 01, 2017

Terjebak di Sini

Di tepi jalanan Batua, di salah satu sudut cafe, berdiam di sini, berusaha mengontrol emosi, perlahan tapi harus bisa direda. Coklat hangat, semoga minuman ini bisa mengusir amarah. Hari ini 1 November 2017, demo angkutan umum, begitu yang terdengar. Entah apalagi ini, berusaha melawan arus, akan sulit dan akhirnya akan terseret juga. Harusnya bisa dengan bijak menanggapi, mengikuti arus dengan tidak terseret, rasanya capek kalau harus dilawan. Ini peradaban yang akan terus berubah, tidak mungkin harus tetap berjalan ditempat. Ini teknologi, bukan budaya atau etika. Hendaknya berbudaya dan beretika di era teknologi ini. Mari memandang dunia dengan bijak, toh rejeki tidak akan beralih pada orang yang salah, hanya perlu berusaha dan belajar mengikhlaskan, Insya Allah pintu Allah tidak akan pernah menutup. Inilah hamparan dunia dengan segala aktivitasnya, Kita hanya perlu berusaha untuk mencapainya, minimal berkutat didalamnya. Mempersulit orang lain, betapa buruknya, hanya karena dalih sesama. Kebaikan yang kita lakukan, kemudahan yang kita torehkan, sejatinya akan kembali.

Terima kasih coklat hangatku, pesonanya mulai meracuni otak :)

Books, Reports, Business.... Ya Rabb harus bagaimana tubuh ini bereaksi, serasa mau pulang, menceburkan diri di tengah lautan, memandang lepas samudera, menghirup aroma lautan atau alihkan saja ke hutan yang penuh pepohonan dengan aroma tanah. Kalau ada hal ajaib yang ingin kupinta, Sepertinya aku hanya butuh Kantong Doraemon, Ya hanya Kantong Doraemon. Yang bisa membawaku ke kampung halaman, ke tengah samudera atau ke rimbunnya belantara, kemana saja di dunia ini. Berkhayal memang tidak pernah mengecewakan, selalu bisa buat tersenyum. Terima kasih untuk energi otakku, atas semua saraf-sarafku, atas tubuhku, atas nafas ini. Terima kasih Ya Rabb.

Selalu semangat ya guys, karena inilah hidup dengan segala keunikannya. Smile :)

Image result for chocolate and books
Favim.com

Februari 15, 2017

Lingkaran Keikhlasan


Berubah menjadi lebih baik, belajar tuk menerima kekurangan orang lain, berusaha mengontrol emosi yang ternyata sangat menyiksa, menilai segalanya dari sisi positifnya,,, Menjadi lebih sabar, lebih lembut, lebih mengontrol sikap dan perkataan. Menghiasi setiap awal hari dengan senyum, dan membuka mata dengan imajinasi positif, semoga keberkahan menghiasi hari ini.

Ya Rabb, ini yang sedang kujalani,,, berharap ini bertahan, dan terus bertahan. Manusia seperti tak ada yang sempurna, tapi bukankah kesempurnaan ini terbentuk dari pemikiran? Belajar mengikhlaskan, bukankah ini telah sempurna?

Saat mentari ingin menampakkan wajahnya, aku terbangun dengan syukur bahwa ini adalah milikku, hidupku, nafasku. Saat mentari menutup cahyanya dan berganti kelam, aku bersyukur bahwa ini semua pemberianMu. Seperti dalam KitabMu, Apa Lagi NikmatMu yang harus Aku Dustakan?

Air mataku saat ini adalah syukurku PadaMu,,, Mampu berterima kasihpun aku sangat bersyukur bahwa aku memilikinya. Menerima dan memaafkanpun, aku mampu menjalaninya dengan berterima kasih, bahwa masih ada cobaan, terima kasih melatihku menjadi sabar.

Semakin terpangkasnya usia, berharap semakin mampu bersabar dan menilai hidup dengan bijak, berusaha agar lingkaran keikhlasan selalu menaungi, semoga mampu menjadi HambaMu yang Taat.

Untukku yang slalu berharap bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Untukku yang slalu berharap bahwa kehilangan hanyalah fisik yang memudar. 
Dan Untukku yang slalu berharap bahwa kelak aku ingin memudar seperti kurang-kurang dengan cahaya yang tetap kan dikenang. 


Maret 31, 2015

Rekrutmen Pegawai Kontrak Rumah Sakit Unhas (Periode April 2015)

Rekrutmen Pegawai Kontrak Rumah Sakit Unhas (Periode April 2015)


Source : http://www.rs.unhas.ac.id.hospital.web.id/

Juni 05, 2014

Lingkaran Keikhlasan

Berubah menjadi lebih baik, belajar tuk menerima kekurangan orang lain, berusaha mengontrol emosi yang ternyata sangat menyiksa, menilai segalanya dari sisi positifnya,,, Menjadi lebih sabar, lebih lembut, lebih mengontrol sikap dan perkataan. Menghiasi setiap awal hari dengan senyum, dan membuka mata dengan imajinasi positif, semoga keberkahan menghiasi hari ini.

Tuhan, ini yang sedang kujalani,,, berharap ini bertahan, dan terus bertahan. Manusia seperti tak ada yang sempurna, tapi bukankah kesempurnaan ini terbentuk dari pemikiran? Belajar mengikhlaskan, bukankah ini telah sempurna?

Saat mentari ingin menampakkan wajahnya, aku terbangun dengan syukur bahwa ini adalah milikku, hidupku. Saat mentari menutup cahyanya dan berganti kelam, aku bersyukur bahwa ini semua pemberianMu. Seperti dalam KitabMu, Apa Lagi NikmatMu yang harus Aku Ingkari?

Air mataku saat ini adalah syukurku PadaMu,,, Mampu berterima kasihpun aku sangat bersyukur bahwa aku memilikinya. Menerima dan memaafkanpun, aku mampu menjalaninya dengan berterima kasih, bahwa masih ada cobaan, terima kasih melatihku menjadi sabar.

Semakin terpangkasnya usia, berharap semakin mampu bersabar dan menilai hidup dengan bijak, berusaha agar lingkaran keikhlasan selalu menaungi, semoga mampu menjadi Hamba Tuhan yang Taat.

Untukmu Teman,,,,, yang slalu berharap bahwa esok pasti 'kan lebih baik.

Mei 30, 2014

Celoteh Malam

Menikmati wangi kertas, nyanyian ploter,,,,
menikmati rasa bosan, kesendirian, rasa senyap ini,,,
hmmmm, menikmati aroma malam.

Setumpuk tugas menunggu 'tuk dijamah,
celotehnya mulai menari sambil melantunkan tarian pemaksaan.
Oh, bulan lebih lama lagi di peraduanmu,
biarkan sang mentari lebih lama menanti,
dia terlalu lelah 'tuk menyinari.

Pejamkan mata sejenak,
menghirup lebih dalam udara,
hembuskan secara perlahan,,,,
Terima kasih Tuhan, terima kasih akan kesibukan ini.


Image source: http://4.brta.in/images/2012-06/ad512610156d8975e3f691eafb02424a.jpg


Oktober 18, 2013

Mematung

Seperti orang bodo' mematung dalam kotak persegi ini, menanti proses yang lambat berkesudahan. Sementara pekat menanti diujung jalan, dibawah rimbun pohon jalanan, diantara kerikil-kerikil setapak. Rembulanpun enggan kutatap, karena erat terikat dalam pandangan. Mentari masih terlalu jauh, langkahnya masih terseok diantara pekat, rimbun pohon jalanan, dan kerikil-kerikil setapak. Penantian lambat berkesudahan,,,, berharap ada yang terserak.

Met malam guys,,,, Have a nice weekend :)
http://codyrapol.com/~Futurama/Nice-night-for-a-walk..jpg



Oktober 07, 2013

Ketuklah Pintuku dan Hampiri Aku

Pemikiran hari ini ingin kutuangkan dalam rangkaian kalimat indah. Berpikir 3 tahun berlalu tanpa hasil yang benar-benar buatku puas. Kapan "Pandu Pemuda"ku akan jalan, kapan, kapan, dan kapan? Lagi-lagi waktu,,, Tidak ada yang salah dengan waktu, yang salah adalah manajemen waktuku, pemikiranku, dan masa bodohku, atau kalimat 'nanti'ku,,,,

Dimana pendobrak semangatku, aku benar-benar membutuhkannya saat ini. Mungkin dia akan datang dengan ejekan, tatapan merendahkan, atau mungkin caci maki. Kalau memang ini dapat membuatnya mendekatiku, buat saja ejekan, tatapan merendahkan, atau caci maki ini menghampiriku. Semangatku, aku benar-benar membutuhkanmu.
Saat ini aku merasa kau dibalik pintu, ketuklah pintuku dan hampiri aku,,, Tuhan tolong buat semangatku kembali.

Buat kamu-kamu, para pencari semangat,,,  :)
http://brandnewheartnz.files.wordpress.com/2011/09/flame0.jpg





September 26, 2013

Berdiri diantara dua titik

Persimpangan ini membuatku harus memilih,
antara melangkah, tetap diam atau harus kembali.
Persimpangan ini membuatku harus berpikir,
antara kamu, dia atau mereka.
Persimpangan ini......................

Melangkah, tetap diam atau harus kembali,
ini hanya masalah waktu kapan akan terjadi.
Kamu, dia atau mereka,
bagiku ini bukan pilihan.

Hal terpenting dari persimpangan ini,
bahwa aku harus tetaplah aku,
bukan kamu, dia atau mereka.

Tiap individu memiliki kekurangan, sayangnya ini bukan hal yang mampu ditolerir oleh setiap akal. Tiap individu pun memiliki kelebihan, sayangnya juga tidak setiap akal mampu menangkap hal ini. Kekurangan selalu disandingkan dengan kelemahan, dan kelebihan berteman keberuntungan. Bukankah ini egois? melihat dan menelaah dari satu tapak kehidupan (to be continue)

Agustus 28, 2013

Aroma Malam

Bergeliat lagi dengan aroma lembaran-lembaran putih dan desis angin malam. Aroma kesunyian ini mengingatkan bahwa kita akan tetap sendiri juga pada akhirnya. Langkah kaki hanya mampu bertahan di selaput kulit bumi, tanpa mampu melangkah lagi. Pesona senja yang kini tlah menjadi pekat terus membatu. Tetes-tetes embun mulai mencari celah memasuki saraf-saraf dedaunan dan menunggu datangnya surya. Mengetuk nurani jagat, berharap dia kan tetap bersahabat.

Oh malam betapa indahnya pesonamu. Menggali kenangan dalam senyap, menatap masa depan dalam hayalan, dan berusaha memaafkan dalam dendam. Pesona malammu ini mengingatkanku bahwa esok masih ada senja, bahwa mentari tetap ada dibalik kelam, dan aku masih sabar menunggu.

Met malam guys,,, Met Lembur, Tetap Semangat ya,,, :)
(Image source) http://th08.deviantart.net/fs71/PRE/i/2011/091/4/5/starlit_night_by_gucken-dv7pee.jpg

Agustus 22, 2013

Kisah hari ini (04:22082013:10.27)

Bertepatan dengan pertemuan mahasiswa baru Pasca di Baruga A.P Pettarani, yang pagi ini terlupakan olehku. Jam dinding menunjukkan pukul 9.00 barulah aku beranjak 'tuk mandi. Lagi-lagi pesona berita kecelakaan maut Bus Giri Indah pada acara 8-11 MetroTv menghentikan langkahku, "ah sebentar saja, toh hari ini aktivitas kampus tidak sepadat tiga hari terakhir yang memaksaku harus meninggalkan rumah jam 7 teng, tapi hari ini telat sebentar sepertinya tidak masalah," begitu pikirku.

Ting, ting, ting,,,,, fokusku pada layar tv beralih ke hp yang menandakan ada new message, dan deg,,, from my big boss. Actually bukan message from boss yang membuyarkan semangat menatap layar tv, but content of the  message. Pokoknya intinya apa yang diminta terlupa di list pekerjaanku minggu ini,,, jadilah dengan semangat 45, kususuri jalanan beton persawahan di bawah terik matahari, dan walaupun jam masih menunjukkan pukul 10 sekian menit tapi teriknya mampu melunturkan kecantikan kulit, haha,,, (lebay dikit ga masalahlah,,,).

Sebenarnya inti ceritanya adalah,,,, " Thanks Ical ma Ari," anak kelas 5 SD dan adiknya yang dengan sigap hentikan motornya di sampingku lalu dengan senyum berkata, " Tante Tini, yuk Ical bonceng keluar, Ical mau jemput ade di sekolah",,, duh... gila anak kelas 5 SD udah berani motor-motoran di jalanan,,,, Ini ga bisa dibiarin, aku harus bisa... " Ical tenang aja, dalam tahun ini Tante Tini pasti bisa,,, Aamiin, AAmiin, Aamiin, (Harus Bisa).

Btw udahan ya, 07nya udah masuk kampus, ntar lagi turun angkot,,,
Harus saling mendukung ya,,,
Pendobrak semangat tu, datangnya bisa dari mana aja,,, Semangat :)

Juli 29, 2013

Langkah yang tersekat

Katakan pada ilalang,
bahwa musim semi ini aku tak akan datang.
Karena kaki-kaki ini tersekap oleh kabut,,,
dalam penjara alam.

Walau melangkah aku mampu,
tapi sekatnya telah meresapi ragaku,
dan perlahan menapaki tangga hati,
dan enggan tuk kembali.

Kini senja berganti malam,
ditutupi irama rintik hujan yang menari,
memantulkan teriakan kelam.

Oh, sepi,,,, seperti apa lagi kabut kan mengikatku,,,
pintalah padanya,, biarkan kaki-kaki ini terlepas dari sekat yang meresapi,,,
karena di ujung jalan ini, masihkah sayapku mampu menggapainya?

Met Malam Guys,,,, Jangan biarkan kelam membunuh aktivitasmu ya,,,, :)
http://trekkers.files.wordpress.com/2008/07/fog_nandi_hills.jpg

Juli 18, 2013

Awalnya memang sulit tapi yakinlah ini akan mudah

Dua hari terpapar sinar matahari, dan diguyur hujan.... Inilah kami para surveyor muda. Dan ada-ada saja ulah responden,,, tingkah menolak, senyum menerima, pura-pura sibuk, dan rentetan ulah lainnya. Rasa-rasanya ingin berhenti dan pulang saja. Tapi ini tanggung jawab kami, kami tak akan menyerah hanya karena penolakan ini, karena diantara pintu-pintu yang menutup pasti ada celah membukanya, pasti ada tangan yang dengan senyum menerima.

Ini sulit, karena kita menganggapnya sulit, anggapan ini akan mengalir memenuhi darah dan menyebar meracuni jiwa dan pikiran kita. Tapi yakinlah ini akan mudah, maka semangat ini akan memenuhi semua rongga jiwa dan pikiran kita. Dan ini akan menjadi mudah,,,,

Ayo teman tersenyumlah,,, karena kerikil ini adalah pembentuk, yang mampu buat kita lebih mengerti hidup, dan mengerti artinya kebersamaan.

So guys,,, para surveyor dimanapun kamu, mari tetap tersenyum, buatlah semangat bahwa the real data mampu mengubah dunia.
Image Source (http://www.propertymove.com/images/surveyor-1.jpg)